Kamis, 26 Juli 2012

Keraton di Cirebon Berpotensi Menjadi Obyek Wisata



KOMPAS IMAGES/FIKRIA HIDAYATHalaman Keraton Kasepuhan Cirebon, Rabu (6/7/2011). Keraton didirikan tahun 1529 oleh Pangeran Mas Mochammad Arifin II yang merupakan cicit Sunan Gunung Jati. Di dalam keraton juga terdapat museum berisi benda pusaka, lukisan koleksi kerajaan serta kereta singa barong.

CIREBON, KOMPAS.com - Keraton di Cirebon, yakni Kasepuhan, Kanoman, Kacirebonan dan Kaprabonan berpotensi menjadi obyek wisata unggulan Jawa Barat.
Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan kepada wartawan di Cirebon, Kamis (26/7/2012) mengatakan, sejumlah keraton di Cirebon memiliki potensi untuk dikembangkan menjadi lokasi pariwisata karena keraton merupakan peninggalan sejarah.
Rencananya pemerintah akan memberikan anggaran sekitar Rp 20 miliar. Menurut Ahmad Heryawan, anggaran itu untuk merevitalisasi keraton di Cirebon. "Harapannya kondisi peninggalan sejarah tersebut lebih baik," katanya.
Sultan Kasepuhan Cirebon, Sultan Sepuh XIV PRA Arief Natadiningrat menyambut baik rencana Pemerintah Provinsi Jawa Barat melakukan revitalisasi sejumlah keraton yang ada di Cirebon.
"Keraton merupakan peninggalan bersejarah yang harus dijaga kelestariannya, karena tidak semua daerah memiliki keraton tersebut, ada perbaikan sarana menuju kota Cirebon diharapkan industri pariwisata meningkat," katanya.
Antara
Editor :
I Made Asdhiana

0 komentar:

Posting Komentar