Minggu, 29 Januari 2012

Pulau Pagang


Pulau Pagang
Sumatera Barat
Pulau pagang adalah pulau terindah yang ada di salah satu kabupaten sumatera barat yang terletak di pesisir  laut pulaun sumatera. Pesisir selatan menyimpan berbagai kekayaan alam yang luar biasa mulai dari sektor perikanan, sektor perkebunan seperti kelapa sawit dan sektor pariswisata yang belum tergali potensinya karena kurangnya informasi-informasi mengenai tempat-tempat wisata yang berada di pesisir selatan.
Pasca kemerdekaan tahun 1945 pulau ini di jadikan sebagai pulau pendidikan bagi para napi yakni napi di ajarkan untuk menanam kelapa di pulau ini. Teher Tenek yang kini telah almarhum adalah salah satu pembibing napi namun teher tenek terus merawat pulau ini yang akhirnya sekarang menjadi tempat wisata.
Pulau pagang yang memiliki luas sekitar 10 hektar ini  sangat cocok disebut paradise atau surganya snorkeling karena memiliki pasir pantai yang putih bersih, air laut yang sangat bening, beranekaragam ikan hias, dan juga karang yang masih sangat terjaga kelestarianya. Disana anda dapat melakukan berbagai macam kegiatan watersport seperti parasailing, Banana Boat, Snorkling, spearfishing, Diving, Fishing dan lain sebagainya.
Pulau Pagang berjarak sekitar 5 mil (12,7 km) dari kota padang sumatera barat, kini pulaun ini telah ramai di kunjungi oleh turis macanegara dan local. Kebanyakan pengunjung yang datang adalah dari kalangan mahasiswa dan perkantoran, mereka datang berombongan dengan 10 – 15 orang dan menginap rata-rata satu hari satu malam.
Bagi para wisatawan yang ingin menikamati indahnya pulaun ini cukup hanya menyediakan biaya tiket masuk sekitar Rp. 15.000 (Okt 2010) seharian, kemping atau menginap Rp. 25.000, di pulau pagang ini juga terdapat cottage bagi keluarga yang ingin menginap dengan biaya sewa Rp. 250.000 untuk satu malam, disini pengunjung juga di perbolehkan untuk mendirikan tenda sendiri.
Untuk sampai ke Pulau Pagang, wisatawan bisa lewat Kecamatan Bungus Teluk Kabung atau Pelabuhan Muaro Padang dengan menyewa boat lebih kurang Rp. 1.000.000  pergi dan pulang berombongan. Atau lewat Pelabuhan Tarusan Kecamatan Tarusan Kabupaten Pesisir Selatan.
Selain Pulau Pagang yang ditumbuhi bakau dan pohon kelapa ini, Sumbar juga memiliki ratusan pulau lain. Data Depdagri. tahun 2006 menyebutkan, provinsi ini memiliki 391 pulau dari 17.504 pulau di Nusantara. Setelah diverifikasi tahun 2008, menjadi 185 pulau di Sumbar dan 10.160 pulai di Nusantara

Riwayat Pulau Pagang, Dulu dan Kini


Objek wisata Pulau Pagang, Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel) yang berhadapan langsung dengan Samudera Hindia makin diminati. Turis domestik dan mancanegara silih berganti mengunjungi pulau yang masih perawan ini.
Pasca kemerdekaan RI tahun 1945, pulau ini awalnya dijadikan tempat pembinaan bagi sebagian nara pidana (napi) LP Muaro Padang. Taher Tenek yang sekarang telah almarhum, ketika itu ditempatkan pihak LP sebagai salah seorang pembina napi di sana.
Para napi diarahkan menanam bibit kelapa sebagai bekal keterampilan bertani setelah masa hukumannya habis kelak. Beberapa dasawarsa kemudian, LP tidak lagi melakukan pembinaan di sini.
Namun Taher Tenek terus mengelola kebun kelapa ini, hingga pulau menjadi sebuah objek menarik.
Dia membersihkan pulau dan membangun “cottage” (penginapan). Semasa hidup, almarhum di usia senjanya pernah bercerita, setiap orang yang datang mengatakan merasa nyaman dan mengagumi pulau ini.
Berdasarkan cerita tetang pulau pun terus berkembang. Orang mulai berdatangan, hingga Pulau Pagang ditetapkan senagai objek wisata.
Jumlah pengunjung naik turun. Namun Heru Sapta, ahli waris almarhum Taher Tenek, mengatakan, saat ini pengunjung mulai meningkat setelah sempat anjlok 50 persen akibat gempa 7,9 SR tanggal 30 September 2010.
Namun pengunjung pulau berjarak 5 mil (12,7 Km) dari Kota Padang ini, mulai meningkat. kini Turis mancanegara dan lokal datang silih berganti.
Kebanyakan pengunjung dari kalangan mahasiswa dan perkantoran. Mereka datang berombongan dengan jumlah 10 sampai 15 orang dan nginap rata-rata satu hari satu malam.
Turis mancanegara rata-rata datang lima orang satu hari. Selain hanya singgah, juga ada yang nginap selama tiga hari sampai tiga minggu.
“Sebelum gempa kuat tahun 2009, pengunjung rata-rata 25 orang perhari, bahkan lebih,” katanya.
Untuk sampai ke Pulau Pagang, wisatawan bisa lewat Kecamatan Bungus Teluk Kabung atau Pelabuhan Muaro Padang dengan menyewa boat lebih kurang Rp 1 juta pergi dan pulang berombongan. Atau lewat Pelabuhan Tarusan Kecamatan Tarusan Kabupaten Pesisir Selatan.
Di Pulau dengan luas 10 hektar ini, penikmat wisata bisa bermain dan berjemur di atas pasir putih. Juga bermain di laut dangkal yang jernih dan masih sejuk, memancing dan menikmati pemandangan laut yang di seberang selatannya berjejer perbukitan hijau.
Sementara bagian timurnya ada Pulau Sikuai dan utaranya Samudera Hindia.
Terkait biaya, Heru merinci, bagi yang singgah bermain seharian hanya dipungut Rp 15 ribu, kemping atau nginap Rp 25 ribu. Di pulau Pagang juga tersedia tiga cottage (penginapan) keluarga dengan sewa Rp 250 ribu satu malam. Di sini juga boleh menggunakan tenda sendiri.
Kedepan, selain akan merenovasi tiga cottage keluarga yang telah ada, Heru berencana menambah cottage isi dua orang atau untuk mereka yang akan berbulan madu (honey moon). Lelaki muda ini juga berencana akan memperbaiki dermaga untuk kenyamanan pengunjung masuk pulau saat turun dari boat.
Namun, Heru mengaku kesulitan pendanaan. “Saya sedang mengupayakan kalau ada teman-teman atau investor yang mau bekerjasama,” ujarnya.
Selain Pulau Pagang yang ditumbuhi bakau dan pohon kelapa ini, Sumbar juga memiliki ratusan pulau lain. Data Depdagri
tahun 2006 menyebutkan, provinsi ini memiliki 391 pulau dari 17.504 pulau di Nusantara.
Setelah diverifikasi tahun 2008, menjadi 185 pulau di Sumbar dan 10.160 pulai di Nusantara

0 komentar:

Posting Komentar